dolar oh dolar..

sewaktu saya akan berangkat ke sini, salah seorang kakak ipar memberi saya "uang jajan". sebagian dari uang jajan tersebut saya belikan parfum titipan abang sewaktu saya terlunta-lunta di changi.

lalu sisanya saya ingin tukar menjadi yen. pergilah saya ke bank ini. proses pertukaran berlangsung dengan mulus. pertama-tama saya harus mengisi formulir (isinya nama, alamat, no telp), lalu disuruh menunggu sebentar, setelah itu yen saya terima. tetapi ketika saya sudah keluar dari bank tersebut dan tiba di stasiun, si mbak costumer service yang melayani menelpon dan meminta saya balik lagi. akhirnya saya balik lagi ke bank tersebut. ternyata selembar uang jajan tersebut ditolak karena memiliki nomor seri berawalan C. lho kok kayak di jakarta aja sih? tapi saya nggak banyak tanya sih, disamping gagap bicara (maklum, bahasa jepang saya masih under construction :D) saya juga sedang buru-buru ingin pulang.

beberapa minggu kemudian, pergilah saya ke bank lain. saya serahkan selembar uang jajan itu sambil bilang "saya mau tukar ke yen". lalu saya disuruh mengisi formulir, dan diminta menunggu. sambil menunggu saya mikir, "ditolak nggak ya?". ternyata enggak tuh! saya terima yen, lalu saya pulang. saya nggak ditelp atau diminta balik. fiuh!

lumayan deh buat nambah uang belanja. makasih ya kak!

#